Category: Uncategorized

  • Bhabinkamtibmas Curug Sambangi Kantor Kelurahan, Upaya Pererat Sinergitas Bersama Pemda

    KOTA BOGOR – Bhabinkamtibmas Curug Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jabar sambangi Kantor Kelurahan dalam upaya pererat sinergitas Polri bersama Pemda

    Hal itu sesuai dengan arahan Kapolresta Bogor Kota Kombes Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H. Agar anggota Polri lakukan inovasi untuk berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara bersinergi.

    “Selain sebagai sarana silaturahmi, acara sambang ini sekaligus sebagai wadah menyamakan persepsi tentang tindakan bersama untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ucap Kapolsek Bogor Barat AKP. Didin Komarudin, S.H., M.H. Rabu (13/5/2026).

    Berlokasi di Kantor Kelurahan RW 2 Kelurahan Curug Bogor Barat, terlihat Bhabinkamtibmas Aiptu Wawan Juansyah sambangi Bapak Jean selakh Kasipem serta Bapak Rifki selaku Ketua RT 1 RW 1 upaya pererat sinergitas sekaligus satukan persepsi dalam memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.

  • Polda Jabar Sebut Pelaku Kericuhan Mayday Bandung, Membahayakan Keselamatan Masyarakat

    Kota Bogor- Polda Jabar mengungkap kasus kericuhan saat aksi Mayday atau Hari Buruh Internasional di kawasan Cikapayang, Kota Bandung, yang terjadi pada 1 Mei 2026. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menetapkan 13 orang sebagai tersangka terkait aksi pembakaran menggunakan molotov hingga perusakan fasilitas umum.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan para tersangka memiliki peran berbeda dalam aksi anarkis tersebut, mulai dari perencanaan, pembuatan molotov, pengumpulan massa, hingga aksi pembakaran di lokasi kejadian.

    “Berdasarkan hasil penyidikan, para tersangka memiliki peran masing-masing dalam rangkaian aksi kerusuhan dan pembakaran yang terjadi saat peringatan Mayday di kawasan Cikapayang,” kata Hendra, Selasa (12/5/2026).

    Kombes Hendra menjelaskan, para pelaku menggunakan botol kaca yang diisi bensin dicampur sterofoam dan diberi sumbu kain untuk dijadikan molotov. Molotov tersebut kemudian dilempar ke arah videotron, pos polisi, dan warung hingga menyebabkan kebakaran.

    “Perbuatan tersebut mengakibatkan kebakaran fasilitas umum dan membahayakan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi kejadian,” ujarnya.

    Dir Reskrimum Polda Jabar Kombes Pol. Ade Sapari S.I.K., M.H mengatakan bahwa Polisi mengungkap tersangka RN alias Kuplay berperan membuat molotov di rumah RR alias MPE, melempar molotov ke arah videotron sebanyak dua kali, mengumpulkan massa dari Baleendah, hingga membeli obat psikotropika yang dibagikan kepada beberapa pelaku lain.

    “Sementara tersangka FN, seorang barista, berperan memasang sumbu molotov dan melemparkan satu molotov ke arah videotron.” ujarnya.

    Tersangka FA diketahui membawa empat molotov di dalam tas, menyediakan sepeda motor untuk operasional, melakukan pembakaran water barrier, penutupan jalan, dan melempar molotov ke arah videotron.

    Kemudian HI berperan membeli 20 botol bekas untuk molotov, membawa carrier berisi 20 molotov, membagikannya kepada para pelaku, serta melempar molotov yang mengenai warung dan pos polisi di bawah videotron.

    Untuk tersangka RS yang masih berstatus pelajar, polisi menyebut yang bersangkutan menyimpan molotov, melakukan pelemparan ke arah videotron dan pos polisi, serta merusak tenda di Pos Lantas Cikapayang.

    Sedangkan CA yang merupakan mahasiswa berperan menyimpan molotov dan melakukan pelemparan ke arah videotron dan pos polisi.

    Polisi juga mengungkap peran RR alias MPE sebagai ketua kelompok anarko “Selatan Ayaan”. RR disebut memberikan dana pembuatan molotov, mengarahkan soal “security culture” agar aksi tidak terdeteksi aparat, hingga menjadi perencana aksi Mayday 2026 di Bandung.

    Tersangka I alias Pablo berperan sebagai koordinator lapangan kelompok anarko Bandung Selatan Ayaan. Ia juga disebut membuat molotov, mengibarkan bendera anti fasis, dan membeli logistik berupa sarung tangan serta masker.

    Sementara D alias Dilan berperan mengoordinasikan titik kumpul massa, mendorong water barrier yang kemudian dibakar massa, dan mengatur pertemuan sebelum aksi berlangsung.

    Tersangka HR disebut mendorong tenda pos lantas ke arah api hingga terbakar dan melakukan blokade jalan bersama massa lain.

    Kemudian RA berperan membakar tenda pos lantas dan water barrier, sedangkan MI membawa jerigen minyak tanah, tongkat polisi, serta membakar water barrier.

    Adapun tersangka S diduga berperan sebagai penjual obat-obatan terlarang kepada kelompok tersebut.

    Dir Reskrimum Polda Jabar menyatakan Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita berbagai barang bukti dari para tersangka maupun lokasi kejadian. Barang bukti yang diamankan antara lain tas ransel, botol molotov siap pakai, pecahan botol bekas molotov, bahan bakar, korek api, masker, balaclava, helm bertuliskan “Jaringan Konspirasi Sel-Sel Api”, hingga atribut kelompok anti fasis.

    Polisi juga menyita sejumlah obat-obatan seperti alprazolam, clonazepam, methylphenidate, tramadol, trihexyphenidyl, dan hexymer dari beberapa tersangka.

    Selain itu, polisi mengamankan sejumlah telepon genggam, akun media sosial, sepeda motor, tongkat polisi, pilok, jerigen minyak tanah, hingga uang tunai.

    “Barang bukti yang diamankan menunjukkan adanya persiapan sebelum aksi dilakukan, termasuk pembuatan dan distribusi molotov kepada para pelaku,” kata Dir Reskrimum Polda Jabar.

    Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 308 dan Pasal 309 Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindakan yang mengakibatkan kebakaran dan permufakatan jahat. Mereka juga dikenakan Pasal 262 KUHP tentang kekerasan secara bersama-sama di muka umum.

    “Ancaman hukumannya maksimal sembilan tahun penjara untuk tindak pidana yang mengakibatkan kebakaran serta lima tahun penjara terkait kekerasan bersama-sama di muka umum,” ujar Kombes Hendra.

    Polda Jabar memastikan penyidikan masih terus berkembang untuk mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam aksi kerusuhan tersebut.

    “Kami akan menindak tegas seluruh pihak yang terlibat sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” pungkasnya.

  • ‎Polda Jabar Ungkap Peran 13 Tersangka Ricuh Mayday Bandung, Ada Perakit Molotov hingga Koordinator Lapangan

    Kota Bogor- ‎Polda Jabar mengungkap peran masing-masing dari 13 tersangka dalam kasus kericuhan aksi Mayday di kawasan Cikapayang, Kota Bandung, pada 1 Mei 2026. Para tersangka diduga terlibat dalam aksi pembakaran menggunakan bom molotov yang menyebabkan pos polisi, videotron, hingga warung terbakar.

    ‎Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa pengungkapan dilakukan berdasarkan hasil penyidikan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar.

    ‎“Dari hasil pendalaman penyidik, masing-masing tersangka memiliki peran berbeda – beda, mulai dari perencanaan, peracikan molotov, distribusi logistik, hingga pelaku pelemparan yang menyebabkan fasilitas umum terbakar,” kata Kombes Hendra dalam keterangannya, Selasa (12/5/2026).

    ‎Menurutnya, aksi tersebut telah dipersiapkan beberapa hari sebelum peringatan Hari Buruh Internasional berlangsung. Polisi menemukan adanya koordinasi melalui grup percakapan hingga persiapan bahan bakar dan botol untuk molotov.

    ‎“Ini bukan tindakan spontan. Ada persiapan dan pembagian tugas yang dilakukan sebelum aksi berlangsung,” ujarnya.

    Dir Reskrimum Polda Jabar Kombes Pol. Ade Sapari S.I.K., M.H mengungkapkan bahwa ‎Dalam pengungkapan itu, polisi turut menyita sejumlah barang bukti mulai dari botol molotov, bahan bakar, helm bertuliskan kelompok tertentu, hingga alat komunikasi para tersangka.

    ‎Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 308 dan Pasal 309 Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindakan yang mengakibatkan kebakaran dan permufakatan jahat. Mereka juga dikenakan Pasal 262 KUHP tentang kekerasan secara bersama-sama di muka umum.

    ‎“Polda Jabar memastikan proses hukum berjalan profesional dan tuntas terhadap seluruh pihak yang terlibat,” tutup Kombes Pol. Ade Sapari.

  • Polda Jabar Sita Molotov hingga Obat Keras dari Tersangka Ricuh Mayday Bandung

    Polda Jabar menyita berbagai barang bukti dalam pengungkapan kasus kericuhan Mayday di Cikapayang, Kota Bandung. Barang bukti tersebut mulai dari bom molotov, bahan bakar, hingga obat-obatan keras.

    ‎Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan barang bukti itu ditemukan dari tangan para tersangka yang diamankan setelah aksi ricuh pada 1 Mei 2026.

    ‎“Penyidik mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan langsung dengan aksi pembakaran dan kerusuhan yang terjadi saat peringatan Mayday,” kata Kombes Pol. Hendra, Selasa (12/5/2026).

    ‎Barang bukti yang disita di antaranya botol molotov siap pakai, pecahan kaca bekas pembakaran, korek api, jerigen bahan bakar, hingga atribut kelompok tertentu. Polisi juga menemukan obat-obatan keras dari beberapa tersangka.

    ‎“Selain alat yang digunakan dalam aksi pembakaran, penyidik juga menemukan sejumlah obat keras yang saat ini masih didalami keterkaitannya dengan aksi tersebut,” ujarnya.

    ‎Dir Reskrimum Polda Jabar Kombes Pol. Ade Sapari S.I.K., M.H menyebut penyidikan masih terus berkembang untuk mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam perencanaan aksi.

    ‎“Penyidik terus melakukan pendalaman, termasuk menelusuri komunikasi dan peran masing-masing pelaku dalam peristiwa tersebut,” tuturnya

    Dir Krimum Polda Jabar mengungkapkan bahwa ‎Saat ini seluruh tersangka telah diamankan dan menjalani proses hukum di Polda Jabar.

  • Bhabinkamtibmas Curug Sambangi Pengurus Kewilayahan, Dalam Upaya Pererat Tali Silaturahmi

    KOTA BOGOR – Bhabinkamtibmas Curug Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jabar sambangi Ketua RW, dalam upaya pererat tali silaturahmi sekaligus membahas permasalahan yang ada di masyarakat sekaligus berikan himbauan kamtibmas motivasi serta edukasi.

    Hal itu sesuai dengan arahan Kapolresta Bogor Kota Kombes Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H. Agar anggota Polri hadir ditengah masyarakat berikan pelayanan yang terbaik.

    “Kami memang rutin lakukan sambang sekaligus memberikan motivasi dan edukasi kepada masyarakat,” ucap Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin S.H., M.H., Selasa (12/5/2026).

    “Kami hadir untuk menjadi penyemangat, sahabat sekaligus tempat konsultasi pada setiap permasalahan yang ada di masyarakat,” sambungnya.

    Berlokasi di Jalan Pacilung RW 6 Kelurahan Curug Bogor Barat, terlihat Bhabinkamtibmas Aiptu Wawan Juansyah sambangi Ketua RW 6, dalam rangka pererat tali silaturahmi sekaligus membahas permasalahan yang ada di masyarakat dan berikan himbauan kamtibmas motivasi serta edukasi.

    “Diharapkan dengan rutinya giat sambang yang dilakukan dapat lebih mendekatkan Polri di hati masyarakat serta dapat lebih mempercepat penyelesaian bilamana terjadi permasalahan yang dialami oleh warganya,” pungkas Kapolsek.

  • Bhabinkamtibmas Balumbang Jaya Sambangi Kantor Kelurahan, Upaya Pererat Sinergitas Polri Bersama Pemda

    KOTA BOGOR – Bhabinkamtibmas Balumbang Jaya Polsek Bogor Barat Jajaran Polresta Bogor kota Polda Jabar sambangi kantor Kelurahan, upaya pererat tali silaturahmi sekaligus satukan persepsi dalam upaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

    Hal itu sesuai dengan Program Kerja Kapolresta Bogor kota Kombes Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H. Agar anggota polri bersinergi dengan TNI dan Pemda dalam mencari solusi terbaik di setiap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat.

    “Selain sebagai sarana silaturahmi, acara sambang ini sekaligus sebagai wadah menyamakan persepsi tentang tindakan bersama untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ucap Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin S.H., M.H., Selasa (12/5/2026).

    Berlokasi di Kantor Kelurahan Balumbang Jaya Bogor Barat, terlihat Bhabinkamtibmas Aiptu Juli Widianto sambangi Lurah serta Staf Kelurahan Balumbang Jaya, dalam upaya pererat tali silaturahmi sekaligus menyatukan persepsi dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

  • Bhabinkamtibmas Sindang Barang Sambangi Pengurus Kewilayahan, Dalam Upaya Pererat Tali Silaturahmi

    KOTA BOGOR – Bhabinkamtibmas Sindang Barang Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jabar melaksanakan sambang kepada Pengurus kewilayahan upaya pererat tali silaturahmi sekaligus berikan himbauan kamtibmas, motivasi dan edukasi.

    Hal itu sesuai dengan arahan Kapolresta Bogor kota Kombes Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H. Agar anggota Polri hadir dan berikan yang terbaik kepada masyarakat.

    “Bhabinkamtibmas rutin sambangi pengurus kewilayahan, membahas permasalahan warga masyarakat untuk dicarikan solusi jalan keluar yang terbaiknya,” ucap Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin S.H., M.H. Selasa (12/5/2026).

    “Hal ini kami lakukan untuk menjadikan masyarakat menjadi lebih baik lagi,” pungkas Kapolsek.

    Terlihat di Kantor kelurahan, RW 9 Kelurahan Sindang Barang Bogor Barat, terlihat Bhabinkamtibmas Aiptu Suradal sambangi Bapak Herman selaku Ketua RW 7 bersama Bapak Heri selaku Ketua RT 1 RW 3, dengarkan curahan hati, sekaligus berikan himbauan kamtibmas serta motivasi dan edukasi.

  • Lakukan Patroli Kewilayahan, Bhabinkamtibmas Marga Jaya Sambangi Warga Binaannya

    KOTA BOGOR – Bhabinkamtibmas Marga Jaya Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jabar sambangi warga binaannya, upaya pererat tali silaturahmi sekaligus berikan himbauan kamtibmas, motivasi dan edukasi.

    Hal itu sesuai dengan arahan Kapolresta Bogor kota Kombes Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H. Agar anggota Polri rutin lakukan sambang untuk mengetahui secara langsung permasalahan yang ada di wilayahnya.

    “Bhabinkamtibmas memang sudah rutin melakukan sambang sekaligus memberikan pembinaan terhadap masyarakat di daerah tempatnya bertugas,” ucap Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin S.H., M.H., Selasa (12/5/2026).

    “Dengan mendatangi masyarakat secara langsung akan lebih mengetahui permasalahan yang ada dan himbauan yang diberikan akan lebih tepat sasaran,” pungkas Kapolsek.

    Berlokasi di Wilayah RW 1 Kelurahan Marga Jaya Bogor Barat, terlihat Bhabinkamtibmas Aiptu Selamet Riyadi sambangi Bapak Soni selaku warganya, dengarkan curahan hati sekaligus berikan himbauan kamtibmas, motivasi dan edukasi.

    Pada kesempatan ini Bhabinkamtibmas menyampaikan bilamana mengetahui adanya tindak pidana maupun keluhan untuk dapat melaporkan secara langsung kepada whatsapp Hot Line no aduan Kapolresta di nomer 085889110110, selama 1×24 jam.

  • Bhabinkamtibmas Cilendek Timur Bersama Ketua RT Sambangi Warga Binaannya, Sisipkan Himbauan Kamtibmas

    KOTA BOGOR – Bhabinkamtibmas Cilendek Timur Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jabar bersama Ketua RT sambangi warga binaannya, berbagi cerita, sekaligus berikan himbauan kamtibmas, motivasi dan edukasi.

    Hal itu sesuai dengan arahan Kapolresta Bogor kota Kombes Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H. Agar anggota Polri rutin lakukan sambang untuk mengetahui secara langsung permasalahan yang ada di wilayahnya.

    “Bhabinkamtibmas memang sudah rutin melakukan sambang sekaligus memberikan motivasi dan edukasi terhadap masyarakat di daerah tempatnya bertugas,” ucap Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin S.H., M.H., Selasa (12/5/2026).

    Berlokasi di wilayah RW 2 Kelurahan Cilendek Timur Bogor Barat, terlihat Bhabinkamtibmas Aiptu Endang bersinergi dengan Bapak Daos selakuvKetua RT 3 RW 2 sambangi warganya, berbagi cerita sekaligus berikan himbauan kantibmas, motivasi dan edukasi untuk pertahankan harkamtibmas agar tetap kondusif.

  • Sadisnya P Habisi Bayi Bela, Sempat Diberi Susu Sebelum Ditenggelamkan

    Fakta mengerikan terungkap dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Salah satu tersangka, Priyo Bagus Setiawan, diduga menghabisi nyawa bayi perempuan bernama Bela dengan cara yang sangat sadis.

    Peristiwa itu terjadi saat para pelaku melakukan pembantaian terhadap penghuni rumah di kawasan Paoman, Indramayu, pada dini hari 29 Agustus 2025. Saat ibunya, Euis Juwita Sari, diserang menggunakan palu, Bela terbangun dan menangis.

    Alih-alih merasa iba, Priyo justru disebut sempat menenangkan bayi tersebut terlebih dahulu. Bela digendong keluar kamar lalu diberikan susu yang berada di meja ruang tamu hingga tangisnya berhenti.

    “Korban bayi sempat digendong dan diberikan susu supaya tenang. Setelah itu ketika korban kembali menangis, pelaku membawa korban ke kamar mandi belakang lalu menceburkannya ke bak mandi,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan dalam keterangannya, Senin (11/5/2026).

    Menurut Hendra, tindakan tersebut menjadi bagian paling keji dalam rangkaian pembunuhan berencana yang dilakukan dua tersangka, yakni Ririn Rifanto alias Irin dan Priyo Bagus Setiawan.

    “Ini perbuatan yang sangat tidak manusiawi. Korban masih balita dan tidak memiliki kemampuan untuk melindungi dirinya,” ujarnya.

    Dalam rekonstruksi penyidikan, para korban lain juga dihabisi secara brutal menggunakan palu besi yang sebelumnya telah dipersiapkan pelaku.

    Korban pertama, Budi Awaludin, dipukul dari belakang saat sedang berbincang di ruang tamu rumahnya. Priyo disebut memukul bagian belakang kepala Budi menggunakan palu hingga korban tersungkur. Setelah itu, Ririn melanjutkan serangan dengan menghantam kepala dan leher korban hingga tewas bersimbah darah.

    Setelah memastikan Budi tidak bergerak, kedua pelaku menuju kamar Sachroni, ayah Budi. Saat itu Sachroni sedang duduk sambil mendengarkan pengajian dari telepon genggamnya. Ririn mendekati korban dari belakang lalu memukul kepala Sachroni menggunakan palu. Priyo kemudian ikut memukul korban. Tidak berhenti di situ, Ririn juga menginjak leher dan dada Sachroni hingga korban tak berdaya sebelum jasadnya diseret ke kamar mandi.

    Sementara itu, Euis Juwita Sari dibunuh di dalam kamar saat sedang tidur bersama kedua anaknya. Priyo memukul kepala dan dahi Euis menggunakan palu hingga korban merintih kesakitan dan mengeluarkan darah. Ririn kemudian menghantam bagian dagu korban hingga Euis akhirnya tewas.

    Anak korban lainnya, Ratu Khairunisa, juga menjadi sasaran kekejaman pelaku. Saat masih berada di kamar yang sama, Ririn memukul kepala Ratu menggunakan palu sebanyak dua kali hingga korban tidak berdaya.

    Setelah seluruh penghuni rumah tewas, kedua pelaku mengubur lima jasad korban di lorong belakang rumah dekat bangunan walet. Polisi menyebut para tersangka juga sempat membersihkan bercak darah di dalam rumah untuk menghilangkan jejak.

    Kasus ini terungkap setelah warga mencium bau menyengat dan menemukan gundukan tanah mencurigakan di belakang rumah korban. Polisi kemudian melakukan pembongkaran dan menemukan lima jenazah dalam satu lokasi.

    Usai melakukan pembunuhan, kedua pelaku mengambil uang tunai, kendaraan, telepon genggam, dan barang berharga milik korban sebelum melarikan diri. Polisi akhirnya menangkap keduanya beberapa hari kemudian di wilayah Kedokan Bunder, Indramayu.

    Bandung 11 Mei 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar